MEKARMUKTI, SEKAMPUNG — Dalam suasana khusyuk ibadah puasa Ramadhan 1447 Hijriah, Pemerintah Desa Mekarmukti, Kecamatan Sekampung, menggelar musyawarah desa. Pertemuan ini difokuskan untuk membahas dan mengoptimalkan berbagai kegiatan kemasyarakatan yang akan dilaksanakan selama bulan suci ini berlangsung.
Bertempat di balai desa, musyawarah ini dipimpin langsung oleh Kepala Desa Mekarmukti, Bapak Hendri Juliantoro. Turut hadir dalam acara tersebut seluruh jajaran pamong desa, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta warga yang antusias mengikuti jalannya diskusi.
Dalam arahannya, Bapak Hendri Juliantoro menekankan tiga poin utama yang harus diwujudkan bersama oleh seluruh warga Desa Mekarmukti selama bulan Ramadhan ini, yaitu:
-
Tingkatkan Ibadah: Pemerintah desa mengajak seluruh warga untuk terus menjaga semangat dan konsistensi ibadah hingga akhir Ramadhan nanti. Warga diimbau untuk semakin meramaikan masjid dan musala dengan salat berjamaah, Tarawih, tadarus Al-Qur'an, serta mengikuti kajian-kajian agama yang diselenggarakan di lingkungan masing-masing.
-
Tingkatkan Keamanan: Untuk memastikan warga dapat beribadah dan beristirahat dengan tenang, musyawarah menyepakati peningkatan sistem keamanan lingkungan (Siskamling). Jadwal ronda malam diperketat dan difokuskan pada jam-jam rawan, seperti saat rumah ditinggalkan untuk salat Tarawih dan pada waktu menjelang sahur. Warga juga sepakat untuk melarang penggunaan petasan demi menjaga ketertiban.
-
Tingkatkan Kebersamaan: Mengingat Ramadhan adalah bulan yang penuh berkah, poin ketiga berfokus pada kegiatan sosial. Disepakati adanya gerakan saling berbagi, seperti pembagian takjil bersama, optimalisasi pengumpulan zakat dan sedekah bagi warga yang membutuhkan, serta menjaga kerukunan bertetangga melalui kegiatan gotong royong membersihkan area tempat ibadah.
"Mumpung kita sedang berada di dalam bulan yang penuh berkah ini, mari kita maksimalkan setiap harinya. Saya meminta dukungan seluruh jajaran pamong dan warga untuk sama-sama menjaga keamanan, meramaikan tempat ibadah, dan saling peduli satu sama lain," tegas Bapak Hendri Juliantoro di hadapan para peserta musyawarah.
Acara ini ditutup dengan diskusi interaktif antara warga dan pamong desa mengenai teknis pelaksanaan pos ronda dan pembagian tugas kebersihan masjid, dilanjutkan dengan doa bersama agar seluruh warga diberikan kelancaran dalam menunaikan ibadah puasa sebulan penuh.